💖 Selamat datang di CobecCO ! Tempat berbagi cerita, tawa, dan kebahagiaan 🌸✨

Aku tak bisa menilai

Daftar Isi


cobecCO - Apa Adanya Saja !
Saya pernah merasa sangat yakin terhadap sesuatu. Yakin sekali, sampai rasanya tidak ada ruang untuk kemungkinan lain. Waktu itu saya melihat seseorang marah di jalan. Suaranya tinggi, wajahnya tegang, tangannya bergerak seperti sedang memimpin orkestra yang kacau. Dalam hati saya langsung memberi label: orang ini pasti pemarah.

Belakangan saya tahu, hari itu dia baru saja kehilangan seseorang yang ia cintai.

Sejak itu, saya mulai curiga pada keyakinan saya sendiri.

Menilai orang lain ternyata terlalu mudah. Bahkan, kadang semudah melihat potongan kecil dari hidup mereka, lalu kita menyimpulkannya seperti membaca judul berita tanpa membuka isinya. Kita merasa sudah tahu semuanya, padahal mungkin kita hanya melihat satu adegan dari cerita yang panjang.

Saya tidak bilang kita harus selalu ragu. Tapi mungkin, kita perlu sedikit menahan diri. Memberi jeda antara apa yang kita lihat dan apa yang kita simpulkan.

Saya teringat bagaimana A.S. Laksana sering menulis dengan nada yang tenang, seolah-olah ia tidak sedang menghakimi, melainkan hanya mengamati. Ada semacam jarak yang sehat antara penulis dan objeknya—jarak yang membuat segalanya terasa lebih manusiawi.

Karena manusia memang tidak sesederhana itu.

Ada orang yang terlihat cuek, padahal sedang berusaha tidak menangis. Ada yang terlihat ramah, tapi diam-diam lelah. Ada yang tampak baik-baik saja, hanya karena tidak ingin merepotkan orang lain.

Kita ini sering lupa bahwa setiap orang membawa cerita yang tidak kita ketahui. Kita hanya melihat permukaan, seperti melihat laut dari pantai. Tenang, biru, dan tampak tidak berbahaya. Padahal di bawahnya, ada arus yang bisa menarik siapa saja.

Mungkin itu sebabnya, semakin saya bertambah usia, semakin sering saya mengatakan: saya tidak tahu. Dan anehnya, kalimat itu terasa menenangkan.

Tidak semua hal harus saya pahami. Tidak semua orang harus saya nilai. Kadang, cukup kita terima bahwa hidup ini terlalu luas untuk disimpulkan dengan cepat.

Jadi kalau hari ini saya melihat seseorang berbuat sesuatu yang tidak saya mengerti, saya mencoba untuk tidak buru-buru memberi arti.

Bukan karena saya tidak peduli.

Tapi karena saya sadar: saya tak bisa menilai.

Posting Komentar